TVRINews, Lampung
Pemerintah Provinsi Lampung resmi meluncurkan satelit hiperspektral Lampung-1 ke orbit dari Pusat Peluncuran Haiyang, Provinsi Shandong, China. Peluncuran ini menjadi pencapaian baru karena menjadikan Lampung sebagai provinsi pertama di Indonesia yang memiliki satelit pencitraan hiperspektral berbasis Earth Artificial Intelligence (E-AI) untuk mendukung pembangunan berbasis data.
Satelit tersebut diterbangkan menggunakan roket Smart Dragon-3 melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Star Vision Aerospace. Kehadiran Lampung-1 diharapkan mampu menghadirkan data penginderaan jauh yang lebih akurat sebagai dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan.
Seluruh data yang diperoleh dari satelit nantinya akan diolah bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Pada tahap awal, pemanfaatannya difokuskan pada sektor pertanian, mulai dari pemetaan lahan, pemantauan kesehatan tanaman, pendeteksian kekurangan air, hingga memperkirakan potensi hasil panen.
Selain mendukung sektor pertanian, informasi yang dihasilkan Lampung-1 juga akan dimanfaatkan untuk kebutuhan mitigasi bencana, pengelolaan lingkungan, serta penyusunan perencanaan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyebut peluncuran Lampung-1 sebagai langkah strategis dalam mempercepat transformasi digital sekaligus memperkuat pembangunan yang berlandaskan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Lampung-1 menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memanfaatkan teknologi antariksa untuk menghasilkan data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan. Harapannya, teknologi ini dapat meningkatkan produktivitas sektor pertanian, memperkuat mitigasi bencana, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Rahmat Mirzani Djausal kutip Kamis, 6 Agustus 2026.
Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan, pembangunan hingga peluncuran satelit tersebut tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Program ini merupakan bagian dari kerja sama Sister Province antara Provinsi Lampung dan Provinsi Shandong, China, yang bertujuan mempererat kolaborasi di bidang teknologi, riset, dan inovasi.
Melalui peluncuran Lampung-1, Pemerintah Provinsi Lampung berharap pemanfaatan teknologi antariksa dapat semakin luas di tingkat daerah. Selain meningkatkan kualitas pengambilan keputusan berbasis data, kehadiran satelit ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan layanan publik serta pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan di Provinsi Lampung.









