TVRINews, Lampung Timur
Kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Bola Gembira yang digelar di Lapangan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur pada Minggu, 21 Juni 2026 tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan sepak bola bersama, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ramainya pengunjung yang memadati lokasi acara membuat penjualan sejumlah pedagang meningkat signifikan.
Sejak sore hingga malam hari, area UMKM di sekitar lokasi dipenuhi masyarakat yang berburu makanan dan minuman sebelum maupun saat pertandingan berlangsung. Berbagai produk kuliner lokal ditawarkan, mulai dari makanan ringan, rebusan, minuman hangat, hingga aneka jajanan yang menjadi favorit pengunjung.
Salah satu pedagang, Desi, mengaku kegiatan nonton bareng tersebut membawa berkah bagi usahanya. Ia menyebut omzet penjualan pada hari pelaksanaan acara meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa.
“Alhamdulillah berkat ada nobar ini omzet nambah dua kali lipat jadi double. Paling laku rebusan dan minuman STMJ,” kata Desi kepada tvrinews.com, Minggu, 21 Juni 2026.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat yang datang ke Lapangan Pemkab Lampung Timur memberikan peluang besar bagi para pelaku UMKM untuk memperoleh tambahan pendapatan. Pengunjung tidak hanya menikmati pertandingan sepak bola di layar lebar, tetapi juga memanfaatkan keberadaan stan-stan kuliner yang tersedia di sekitar lokasi.
Desi berharap pemerintah daerah dapat lebih sering mengadakan kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar karena terbukti mampu menggerakkan roda perekonomian pelaku usaha kecil.
“Pesan yang ingin disampaikan kepada Pemerintah Lampung Timur, kalau mau meningkatkan UMKM sering-sering diadakan acara seperti ini. Pejabatnya juga kalau bisa ikut meramaikan supaya masyarakatnya semangat,” ujarnya.
Kegiatan Nobar Bola Gembira menjadi contoh bagaimana sebuah agenda hiburan dapat memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian lokal. Selain menghadirkan ruang rekreasi bagi masyarakat, acara tersebut juga menciptakan peluang usaha bagi pedagang kecil yang menggantungkan penghasilan dari keramaian pengunjung.
Para pelaku UMKM berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkala dengan melibatkan lebih banyak pedagang lokal. Dengan demikian, selain mempererat kebersamaan masyarakat melalui kegiatan positif, acara seperti ini juga dapat menjadi salah satu upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan memperkuat eksistensi UMKM di Kabupaten Lampung Timur.










