TVRINews, Lampung Timur
Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, Lampung. Titik api baru muncul di wilayah Desa Braja Luhur, Kecamatan Braja Selebah, pada Minggu.
Kebakaran melanda hamparan alang-alang dan lahan gambut. Kondisi angin yang cukup kencang serta vegetasi yang didominasi tanaman kering membuat api dengan cepat menyebar.
Sebelumnya, kebakaran di kawasan TNWK sempat berhasil dipadamkan pada Sabtu malam. Namun, pada Minggu siang, tim kembali menemukan titik api baru di lokasi berbeda.
Ratusan personel gabungan dikerahkan untuk menangani kebakaran. Proses pemadaman terkendala kondisi medan yang sulit dijangkau. Petugas harus menyeberangi sungai sehingga kendaraan pemadam tidak dapat masuk hingga ke lokasi titik api.
Meski demikian, tim gabungan tetap melakukan pemadaman secara manual dan menggunakan mesin alkon. Lokasi titik kebakaran yang berada tidak jauh dari aliran sungai membantu petugas mendapatkan sumber air untuk proses pemadaman.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal turut turun langsung memantau proses pemadaman. Ia mengatakan seluruh unsur terkait terus berupaya mengendalikan titik api agar tidak meluas ke kawasan hutan.
“Kami sedang mencoba memitigasi agar tidak berdampak ke hutan secara meluas. Kita berdoa saja semoga tidak meluas,” ujar Rahmat Mirzani Djausal, dikutip Senin, 24 Agustus 2026.
Menurutnya, penanganan kebakaran dilakukan secara bersama-sama oleh TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, mitra konservasi, serta masyarakat.
Selain penanganan kebakaran, pemerintah juga tengah melakukan upaya perlindungan kawasan, pendataan, dan konservasi secara lebih masif di TNWK. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko kebakaran yang kerap terjadi setiap tahun.
Gubernur juga memastikan kondisi kelompok gajah yang berada di kawasan TNWK sejauh ini tidak terdampak kebakaran. Kelompok gajah liar terdekat dilaporkan berada sekitar 25 kilometer dari titik kebakaran.
Hingga Minggu malam, tim gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman dan mitigasi di titik api baru tersebut untuk mencegah api meluas ke kawasan hutan TNWK.










