TVRINews, Lampung Utara
Pasca insiden baku tembak dengan buronan kasus narkotika dan dugaan peredaran senjata api ilegal, Polres Lampung Utara bersama TNI dan Satpol PP meningkatkan pengamanan wilayah melalui patroli berskala besar. Lebih dari 100 personel gabungan diterjunkan untuk menyisir sejumlah titik rawan di Kotabumi, Lampung Utara. Patroli dibagi menjadi tiga tim dan menyasar pusat keramaian, lokasi berkumpulnya anak muda, serta tempat hiburan organ tunggal dalam rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan diawali dengan menyusuri kawasan Stadion Sukung Kotabumi, kemudian dilanjutkan ke kawasan Tugu Payan Mas hingga Tugu Polwan Bernah. Petugas memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih berkumpul hingga larut malam agar membubarkan diri dan kembali ke rumah setelah pukul 22.00 WIB. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah keributan dan potensi tindak kriminal.
Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini mengatakan, patroli skala besar merupakan langkah preventif sekaligus penindakan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Menurutnya, petugas tidak hanya melakukan imbauan, tetapi juga pemeriksaan secara persuasif terhadap masyarakat di sejumlah titik yang dianggap rawan.
“Pemeriksaan persuasif ini merupakan langkah awal untuk mengantisipasi adanya orang yang membawa barang-barang berbahaya,” ujar Raswidiati, Rabu, 26 Agustus 2026.
Patroli tersebut juga menjadi respons aparat setelah tiga anggota Tekab 308 Presisi Polres Lampung Utara terlibat kontak senjata dengan buronan yang diduga berkaitan dengan jaringan narkotika dan peredaran senjata api ilegal. Ketiga anggota tersebut harus mendapatkan perawatan di rumah sakit setelah mengalami insiden baku tembak.
Sementara itu, Dandim 0412 Lampung Utara Letkol Infanteri Roni Faturohman menegaskan, patroli gabungan TNI dan Polri merupakan respons cepat terhadap potensi tindak kriminal yang melibatkan penggunaan senjata api.
“Kita harapkan keamanan di acara ini dengan adanya petugas. Sasarannya melihat titik-titik kerawanan, termasuk apabila ada pemuda atau kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan,” katanya. Roni menambahkan, kehadiran personel gabungan di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Patroli berskala besar akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Lampung Utara tetap kondusif.










