TVRINews, Bandar Lampung
Kebakaran melanda sebuah gudang semi permanen yang juga difungsikan sebagai kandang kambing di Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, Jumat, 4 September 2026 dini hari.
Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 15 ekor kambing yang berada di dalam kandang diduga mati akibat terjebak kobaran api. Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan melalap bangunan berukuran sekitar 10 x 10 meter.
Mendapat laporan kebakaran, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung langsung menuju lokasi dengan mengerahkan delapan unit mobil pemadam kebakaran dan 35 personel.
Selain bangunan dan kandang kambing, api juga membakar sejumlah material yang tersimpan di dalam gudang, di antaranya pakan ternak, kulit kopi, serta karung plastik.
Petugas berjibaku memadamkan api selama kurang lebih tiga jam. Sebanyak tujuh tangki air dikerahkan untuk memastikan seluruh titik api berhasil dipadamkan dan tidak kembali menyala.
Kepala Damkarmat Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik pada colokan lampu di dalam gudang.

“Dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik pada colokan lampu. Percikan api kemudian diduga menyambar material yang mudah terbakar,” ujar Anthoni.
Meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, Anthoni menegaskan penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun, sebanyak 15 ekor kambing yang berada di dalam kandang diduga tidak berhasil diselamatkan. Akibat kebakaran, pemilik diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp65 juta.
Petugas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik dan peralatan elektronik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan bangunan.










