TVRINews, Bandar Lampung
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan bersama BPBD Kota Bandar Lampung melakukan pembersihan abu vulkanik di sejumlah fasilitas umum yang terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Pembersihan dilakukan menyusul sebaran abu vulkanik yang terjadi pada Sabtu malam hingga Minggu. Petugas menyemprot sejumlah lokasi menggunakan armada pemadam kebakaran, mulai dari halaman, akses masuk, lingkungan sekolah, hingga bagian atap bangunan yang terdapat endapan abu.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pemadaman Dinas Damkarmat Bandar Lampung, Aziz Hermanto, mengatakan pembersihan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan luas area yang terdampak.
“Hari ini sudah terjadwal 14 titik yang kita semprot. Variasinya ada satu tangki, ada yang dua tangki tergantung luas sekolah. Disemprot atap dan halamannya,” ujar Aziz, Rabu, 9 September 2026.
Menurut Aziz, pembersihan telah berlangsung sejak Senin. Sementara pada Selasa, petugas dijadwalkan melakukan penyemprotan di 28 titik.
Sekolah menjadi salah satu lokasi yang diprioritaskan karena lingkungan harus dipastikan bersih sebelum kembali digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Pembersihan dilakukan untuk mengurangi endapan abu vulkanik yang masih menempel di halaman maupun bangunan sekolah.
Selain sekolah, pembersihan juga menyasar sejumlah fasilitas umum lainnya. Pemerintah Kota Bandar Lampung memastikan proses pembersihan dan pemantauan akan terus dilakukan di lokasi yang masih terdampak.
Meski sebaran abu vulkanik mulai berangsur mereda, masyarakat tetap diimbau menggunakan masker dan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila masih terdapat abu vulkanik di lingkungan sekitar.










