TVRINews, Bandar Lampung
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung Memastikan Layanan Kesehatan Tetap Disiagakan Untuk Mengantisipasi Dampak Sebaran Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Di Sejumlah Wilayah. Hingga Kini, Belum Ada Laporan Masyarakat Terkait Gangguan Kesehatan Yang Diduga Akibat Paparan Debu Vulkanik, Termasuk Keluhan Pada Saluran Pernapasan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad, Mengatakan Pihaknya Telah Menyiagakan 31 Puskesmas Untuk Memberikan Pelayanan Pemeriksaan Dan Penanganan Medis Bagi Masyarakat Yang Mengalami Keluhan Kesehatan.
“Petugas Menerima Laporan Dari Perangkat Kelurahan Setempat Terkait Kondisi Rumah Dan Kejadian Yang Terdampak. Petugas Kemudian Melakukan Penyisiran Untuk Mengetahui Kondisi Di Lapangan Dan Memberikan Bantuan Kepada Masyarakat,” ujar Muhtadi.
Menurutnya, Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan Bagi Masyarakat Yang Membutuhkan. Penanganan Dilakukan Dengan Mempertimbangkan Kondisi Masing-Masing Pasien. Jika Ditemukan Kondisi Yang Lebih Serius, Pasien Akan Mendapatkan Penanganan Lebih Lanjut Oleh Tenaga Kesehatan.
Dinkes Juga Mengerahkan Petugas Ke Lapangan Untuk Melakukan Pemantauan Dan Kunjungan Dari Rumah Ke Rumah. Langkah Tersebut Dilakukan Berdasarkan Koordinasi Serta Laporan Dari Perangkat Kelurahan Mengenai Wilayah Yang Terdampak.
Muhtadi Menjelaskan, Dinkes Tidak Mendirikan Posko Pelayanan Kesehatan Di Area Terbuka. Pemeriksaan Dan Penanganan Medis Diarahkan Dilakukan Di Dalam Ruangan Atau Fasilitas Pelayanan Kesehatan Untuk Mengurangi Risiko Paparan Debu Vulkanik.
“Untuk Pelayanan Kesehatan, Masyarakat Tetap Dapat Memperoleh Pengobatan. Jika Kondisi Pasien Dinyatakan Lebih Serius, Nantinya Akan Ditangani Oleh Tenaga Kesehatan,” katanya.
Selain Memastikan Layanan Kesehatan, Petugas Yang Berada Di Lokasi Juga Dilengkapi Masker Dan Perlengkapan Pelindung. Masyarakat Yang Beraktivitas Di Luar Ruangan Turut Diimbau Menggunakan Masker, Terutama Pedagang, Pengguna Jalan, Serta Warga Yang Harus Beraktivitas Di Tengah Kondisi Udara Yang Terdampak Debu.
Bagi Pengendara Sepeda Motor, Masyarakat Disarankan Menggunakan Helm Full Face Atau Pelindung Mata Untuk Mengurangi Risiko Debu Masuk Ke Mata Dan Saluran Pernapasan. Sementara Itu, Warga Yang Berada Di Dalam Rumah Diimbau Menutup Rapat Pintu, Jendela, Serta Ventilasi Apabila Intensitas Debu Vulkanik Meningkat.
“Seluruh Akses Masuk Ke Dalam Rumah Seperti Pintu, Jendela, Dan Ruang Sirkulasi Udara Sebaiknya Ditutup Untuk Mencegah Udara Dari Luar Masuk Ke Dalam Rumah,” Jelas Muhtadi.
Masyarakat Juga Disarankan Membersihkan Lantai Dan Perabotan Menggunakan Kain Basah.










