TVRINews, Lampung
Upaya pencarian lima jurnalis dan tiga anak buah kapal atau ABK yang hilang di perairan Selat Sunda terus dilakukan. Sejumlah relawan dari Lampung Selatan turut bergabung dalam pencarian bersama tim SAR gabungan.
Relawan dari Rakata Marine Adventure Water Sport atau RMA mengerahkan enam personel untuk menyisir sejumlah wilayah perairan di sekitar Gunung Anak Krakatau dan Pulau Panjang.
Pencarian dilakukan setelah para relawan berkoordinasi dengan tim SAR gabungan. Sementara itu, Basarnas bersama Polair Polda Lampung menyisir wilayah sekitar Pulau Sertung dan sejumlah perairan lainnya.
Hingga pencarian dilakukan, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan kapal Arupadatu yang membawa lima jurnalis tersebut.
Ketua Rakata Marine Adventure Water Sport, Yodistara Nugraha, mengatakan pencarian masih menghadapi kendala cuaca buruk. Gelombang tinggi membuat sejumlah wilayah belum dapat disisir, termasuk perairan Pulau Legon Cabe dan kawasan Krakatau Purba.
Menurut Yodistara, relawan juga memperoleh informasi dari sejumlah nelayan mengenai keberadaan kapal Arupadatu sebelum dinyatakan hilang.
Seorang nelayan asal Banten mengaku sempat melihat dan bertemu dengan awak kapal Arupadatu pada Senin sore sekitar pukul 16.18 WIB. Saat itu, nelayan tersebut sempat mengingatkan awak kapal agar tidak melanjutkan perjalanan karena kondisi cuaca sedang buruk.
Namun, setelah pertemuan tersebut, nelayan mengaku tidak lagi mendapatkan informasi mengenai keberadaan kapal maupun para awaknya.
Yodistara mengatakan, relawan bersama tim SAR terus memperluas pencarian dan menindaklanjuti setiap informasi yang diterima dari masyarakat.
“Kami sampai di sini bertemu dengan Basarnas dari Provinsi Lampung. Sekitar pukul setengah satu kami berangkat ke Krakatau, kemudian area pencarian dibagi. Basarnas dan Polair Polda Lampung menuju Pulau Perbulu, sementara kami ke arah Pulau Panjang,” ujar Yodistara.
Ia menambahkan, kondisi cuaca masih menjadi kendala utama dalam proses pencarian. Tim belum dapat menyisir seluruh wilayah perairan hingga kawasan Krakatau.
Meski menghadapi keterbatasan kondisi cuaca, tim SAR gabungan bersama relawan terus melakukan pencarian untuk menemukan keberadaan lima jurnalis dan tiga ABK.
Masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan kapal Arupadatu maupun para korban diimbau segera menyampaikannya kepada petugas untuk membantu mempercepat proses pencarian.










