TVRINews, Lampung
Kebakaran hebat menghanguskan sebuah bengkel tambal ban dan toko elektronik di Jalan Kimaja, Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, Selasa pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.
Ketua RT setempat, Slamet, mengatakan api pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WIB. Kobaran api diduga berasal dari lantai dua bangunan bengkel sebelum dengan cepat membesar dan merambat ke toko elektronik yang berada di sebelahnya.
"Api mulai sekitar jam enam pagi. Yang terbakar dua ruko, yakni bengkel tambal ban dan toko elektronik. Penghuni rumah tidak mengetahui saat api mulai membesar. Di dalam ada empat orang, terdiri dari suami istri dan dua balita. Alhamdulillah semuanya berhasil menyelamatkan diri,"kata Slamet.
Berdasarkan keterangan sementara dari warga dan karyawan toko, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada instalasi di bagian atas bengkel. Percikan api kemudian menyambar sejumlah barang yang mudah terbakar sehingga api dengan cepat membesar. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Akibat kebakaran tersebut, tiga unit sepeda motor, berbagai peralatan bengkel, perabot rumah tangga, serta sejumlah barang elektronik seperti kulkas, mesin cuci, pendingin ruangan, kompor, magic com, dan kipas angin hangus terbakar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan pihaknya mengerahkan 10 unit armada pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 09.00 WIB dengan menggunakan sedikitnya 16 tangki air.
Selain menyebabkan kerusakan pada dua bangunan, kebakaran juga mengakibatkan arus lalu lintas di Jalan Kimaja sempat tersendat karena lokasi kejadian berada di tepi jalan. Petugas turut berkoordinasi dengan PT PLN untuk mengamankan jaringan listrik di sekitar lokasi, sementara kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran.









