TVRINews, Lampung
Ratusan warga Kampung Sidoharjo, Kecamatan Penawartama, Kabupaten Tulangbawang, menggelar salat istisqa di halaman Masjid Rohmatul Ummah. Salat sunah tersebut dilakukan sebagai ikhtiar warga untuk memohon turunnya hujan setelah kemarau berlangsung selama beberapa bulan terakhir.
Salat istisqa merupakan salat sunah yang dilaksanakan untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT. Warga berharap hujan segera turun sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dan aktivitas pertanian dapat kembali berjalan normal.
Tokoh agama setempat sekaligus imam salat istisqa, Abdullah Juremi, mengatakan kemarau di wilayah tersebut telah berlangsung sekitar tiga hingga empat bulan. Kondisi tersebut mulai berdampak terhadap ketersediaan air bagi masyarakat.
Menurut Abdullah, sebagian sumber air masih tersedia, namun sejumlah sumur milik warga mulai mengering.
"Sholat istisqa yang tujuannya memohon siraman dari Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan wasilah sholat istisqa," kata Abdullah.
Ia menjelaskan, kondisi ketersediaan air di wilayah tersebut tidak merata. Sebagian warga masih memiliki persediaan air yang cukup, sementara warga lainnya mulai mengalami kekurangan.
"Sebagian air-air ini cukup, yang sebagian pada kering. Seperti sumur saya sendiri kering. Jadi bagi kami adalah kekurangan air,"jelasnya.
Selain berdampak pada kebutuhan air sehari-hari, kemarau panjang juga menyebabkan sejumlah lahan pertanian warga mengalami kekeringan. Kondisi ini turut menghambat aktivitas warga yang bergantung pada sektor pertanian.
Warga berharap hujan segera turun sehingga ketersediaan air kembali mencukupi, lahan pertanian dapat digarap, dan kebutuhan air masyarakat di Kampung Sidoharjo dapat terpenuhi.










