TVRINews, Lampung
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Kebakaran semak belukar di pinggir Jalan Lintas Pantai Timur (Jalintim), Kecamatan Menggala, memicu kabut asap tebal dan mengganggu jarak pandang pengendara.
Kebakaran terjadi pada Rabu sore. Api membakar semak belukar yang mengering di sepanjang sisi jalan akibat kondisi cuaca yang kering dan kemarau panjang.
Asap tebal yang menyelimuti ruas Jalintim membuat pengendara harus lebih berhati-hati karena jarak pandang menjadi terbatas. Kebakaran semak belukar di kawasan tersebut diketahui kerap terjadi setiap tahun. Namun, penyebab kebakaran kali ini belum dapat dipastikan.
Petugas menduga api kemungkinan dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan. Dugaan tersebut muncul karena titik kebakaran berada tepat di pinggir jalan dan kawasan tersebut dipenuhi semak belukar yang mudah terbakar.
Tim pemadam kebakaran Tulang Bawang dikerahkan untuk memadamkan api. Setelah berjibaku selama sekitar dua jam, petugas berhasil mengendalikan dan memadamkan kebakaran dengan menerjunkan satu unit mobil pemadam.
Kebakaran tersebut juga menyebabkan seekor kera liar yang berada di sekitar lokasi ditemukan hangus terbakar.
Kabid Damkarmat Tulang Bawang Muhammad Ishak mengimbau masyarakat, khususnya pengendara yang melintas di Jalintim, tidak membuang puntung rokok sembarangan. Menurutnya, kondisi semak belukar yang kering di sepanjang jalur tersebut membuat kawasan itu sangat mudah terbakar.
"Terletak di pinggiran Jalan Lintas Pantai Timur, semak belukar ini berada di pinggir lintas. Kami mengimbau khususnya pengendara mobil maupun motor yang sambil merokok agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, untuk menghindari terjadinya kebakaran," ujar Ishak.










