TVRINews, Lampung Selatan
Ratusan jurnalis di Kabupaten Lampung Selatan menggelar aksi solidaritas 1.000 lilin dan doa bersama untuk lima jurnalis yang hilang saat melakukan peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau. Aksi tersebut digelar di Tugu Pancasila dan diikuti oleh ratusan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Selatan, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Krakatau Raya, serta jajaran Polres Lampung Selatan.
Selain mendoakan lima jurnalis yang hingga kini belum ditemukan, para peserta juga turut mendoakan tiga anak buah kapal (ABK) Arupadatu yang dilaporkan hilang. Ribuan lilin dinyalakan dan diletakkan mengelilingi foto lima jurnalis yang hilang. Lilin tersebut menjadi simbol harapan dan semangat agar upaya pencarian serta harapan keluarga korban tetap menyala, meski operasi pencarian oleh tim SAR telah dihentikan.
Ketua PWI Lampung Selatan, Edwin Apriandi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk solidaritas sekaligus upaya menjaga harapan agar kelima jurnalis yang hilang dapat ditemukan. Menurut Edwin, meski operasi pencarian telah berlangsung selama 10 hari dan kemudian dihentikan, pihaknya tetap berharap ada perkembangan yang dapat membawa para korban kembali kepada keluarga.
“10 hari setelah melakukan pencarian, operasi secara tertutup. Kita berharap dengan kegiatan ini, apa pun kemungkinan yang akan terjadi, yang kita tidak pernah tahu hari esok seperti apa, harapannya jangan pernah dipadamkan,” ujar Edwin, Selasa, 22 September 2026.
Sementara itu, Ketua IJTI Krakatau Raya, Heri Fulistiawan, mengatakan para jurnalis masih berharap kelima rekannya dapat ditemukan dalam kondisi selamat.
“Masih berharap ada kawan-kawan jurnalis itu yang saat ini, untuk sekarang, masih kita berharap untuk bisa ketemu,” kata Heri.
Kapolres Lampung Selatan AKBP Dedi Kurniawan mengatakan jajaran Polres Lampung Selatan telah berupaya membantu proses pencarian dengan mengumpulkan informasi terkait keberadaan para korban. Ia menyebut pihaknya juga telah berkoordinasi untuk mendukung upaya pencarian berikutnya.
“Polres Lampung Selatan sudah berupaya keras membantu pencarian untuk mendapatkan informasi dan surat perintah dari Bapak Kapolda, segera ke Polairud untuk pencarian selanjutnya,” ujar Dedi.
Para jurnalis yang mengikuti aksi tersebut berharap upaya pencarian dapat kembali dilakukan dan memberikan titik terang terkait keberadaan lima jurnalis serta tiga ABK Arupadatu yang hingga kini belum ditemukan.










